Senin, 21 Juli 2014

Simply Homy, Guest House Syariah di Jogja

Sebentar lagi liburan hari raya akan tiba, sudahkah Anda merencanakan tujuan tempat liburan, tentunya didaerah keluarga besar Anda tinggal. Yogyakarta, salah satu kota tujuan mudik tiap tahun dan merupakan tempat tujuan wisata bagi keluarga yang mudik ke Kota Jogja dan sekitarnya. Melihat pertumbuhan tempat menginap di Jogja dewasa ini mengalami pertumbuhan yang sangat besar. Banyak kita jumpai hotel-hotel baru muncul di Kota Jogja, tidak hanya hotel mewah, penginapan atau guest house atau homestay juga memperlihatkan geliatnya. Guest house atau penginapan di Jogja sekarang ini juga merupakan salah satu bisnis yang mulai berkembang. Bagi Anda dengan keluarga besar atau rombongan tentu akan lebih murah dan hemat jika menginap di guest house, karena dengan sistem sewa rumah harian Anda akan mendapatkan satu rumah penuh dengan minimal 3 kamar tidur dan dapur yang dapat Anda gunakan.
Di Kota Jogja ini guest house dengan menerapkan prinsip syariah pertama adalah Simply Homy Guest House, dimana unit guest house ini tersebar di 22 titik strategis di Jogja dan Bandung. Di Jogja sendiri Simply Homy Guest House terdapat 17 tempat yang tersebar. Pemilihan unit guest house ini dapat menyesuaikan dengan kebutuhan Anda menginap, apakah ingin dekat dengan pusat kota/ Malioboro, ingin dekat dengan bandara, atau ingin dekat dengan tempat wisata pantai di Jogja. Simply Homy Guest House sendiri memiliki website yang dapat diakses di www.simplyhomy.com dan www.simplyhomy-guesthouse.com di website tersebut Anda bisa melihat-lihat foto-foto unit guest house yang cocok menurut Anda. Di musim liburan lebaran seperti ini biasanya tingkat hunian akan naik, tidak ada salahnya bagi Anda untuk booking dari sekarang.

Selasa, 08 Juli 2014

Jajanan Manis Dari Jogja

Geplak, salah satu kekayaan kuliner Jogja ini mungkin sudah akrab ditelinga Anda. Jajanan manis dengan beraneka warna yang menarik dan aroma yang wangi sepertinya memang layak Geplak menjadi salah satu kandidat oleh-oleh khas Jogja. Sebenarnya Geplak sendiri lebih merupakan makanan khas dari daerah Bantul, kita bisa menemui banyak tempat yang menjajakan jajanan manis ini. Geplak dibuat dari parutan kelapa tepung beras dan gula, tidak salah jika rasa Geplak sangat nikmat dan manis. Mungkin bagi Anda yang punya masalah gigi, harus hati-hati saat makan jajanan manis yang satu ini.
Selain berasa manis, seiring berjalannya waktu Geplak juga mengalami perubahan dalam hal aroma. Kita ketahui dengan beraneka warna Geplak dipasaran ternyata tiap warna memiliki aroma berbeda-beda, seperti warna hijau dengan aroma buah melon, warna putih dengan aroma buah durian, warna coklat dengan aroma gula jawa, dan banyak lagi. Tambah penasaran jika kita tidak mencicipinya satu persatu jajanan manis ini. Anda bisa berburu oleh-oleh ini di daerah Bantul, karena harga yang ditawarkan tentu lebih murah jika dibandingkan membeli dipusat kota. Disepanjang Jalan Parangtritis pun banyak terdapat toko oleh-oleh yang tentunya mereka pasti menjual Geplak ini. Kuliner khas sebagai oleh-oleh ini semakin melengkapi Kota Jogja sebagai tujuan wisata di Indonesia, tidak mengherankan jika terdapat banyak penginapan murah di Jogja yang siap menampung wisatawan.

Rabu, 02 Juli 2014

Menapaki Tangga Makam Raja-raja Imogiri

Makam Raja-raja Imogiri merupakan salah satu area pemakaman khusus untuk Raja Yogyakarta dan keluarga. Meskipun merupakan area makam, tempat ini juga merupakan tujuan wisata lokal. Banyak kita temui pengunjung disini adalah anak-anak muda dari sebuah sekolahan yang datang menggunakan sepeda onthel menempuh jarak berpuluh-puluh kilometer. Salah satu yang menarik di Makam Raja-raja Imogiri ini adalah adanya tangga yang sangat tinggi, Anda bisa mencoba menghitung anak tangga tersebut bersama teman atau keluarga, apakah hasil hitungannya sama?
Makam Raja-raja Imogiri ini terletak di atas perbukitan yang masih satu gugusan dengan Pegunungan Seribu. Makam Raja-raja Imogiri ini dibangun pada tahun 1632 oleh Sultan Mataram III Prabu Hanyokrokusumo. Makam Raja-raja Imogiri dibuka setiap hari Jum'at mulai pukul 1 siang, pada hari Minggu dan Senin pukul 10 pagi, pada tanggal 1 dan 8 Bulan Syawal pukul 10 pagi. Namun tidak semua orang bisa memasuki area pemakaman, karena dianggap suci dan keramat maka pengunjung yang ingin masuk area pemakaman diharuskan sesuai syarat yang telah ditetapkan yaitu bagi wanita harus mengenakan kain panjang, kemben, dan melepas semua perhiasan, sedangkan bagi laki-laki harus mengenakan kain panjang, baju peranakan, dan blangkon.
Disekitar makam banyak penjual yang menjajakan dagangannya, salah satu yang merupakan khas di Imogiri adalah Wedang Uwuh (Sampah), karena terdiri dari beberapa daun yang telah berguguran di area makam, ditambah gula batu yang manis. Wedang Uwuh ini berwarna merah dan nikmat diminum saat panas, sehingga membuat tubuh hangat. Bantul yang merupakan salah satu kabupaten di Kota Jogja ini juga memiliki tempat-tempat wisata yang unik dan memanjakan pengunjung, jadi tidak ada salahnya Anda yang berkunjung ke Jogja menikmati suasana tradisional di Bantul.